Sampah Di Tengah Jalan (Mengenaskan)
Saya sendiri lebih setuju apabila membuang sampah di kenakan denda, namun denda yang diterapkan juga masih dalam batas kewajaran atau kemanusian. Menurut saya pemerintah kurang disiplin dalam membina rakyatnya. Seperti seorang ayah yang membiarkan hidup bebas, namun tau-tau anaknya terjerat kasus narkoba. Bagaimana manusia akan dihargai alam apabila manusia tidak pernah mengargai lingkungan meraka tinggali sendiri. Membuang samapah di semabrang tempat, bahkan di sungai yang menyebabkan terhambatnya aliran sungai di mana pada akhirnya hanya berdampak banjir. Kadang
Tidak hanya sampah bungkuh es jeruk saja yang sering saya lihat, ketika itu saya pernah juga melihat dengan kepala mata saya sendiri seorang ibu-ibu yang menaiki mobil innova di perempatan jalan.wates juga membuang sampah kulit buah aslah dalam jumlah yang cukup banyak, pernah juga saya ketika dalam perjalanan pulang juga melihat seorang kondektur truk pengangkut barang meludah seenaknya di jalanan. Dalam hati saya orang itu punya otak nggak sih. Seandainya ludah yang dibuang tepat mengenai orang lain tentunya sangat menganggu. Masih banyak lagi pengalaman saya melihat orang-orang seperti itu yang membuang asmpah atau ludah di jalanan. Mungkin orang-orang yang seperti ini yang sering saya anggap orang yang memiliki mental egois dan idot. Seakan-akan jalan punya mereka sendiri, saya anggap idiot karena sudah tau sampah kenapa harus dibuang disembarang tempat. Seandainya posisi mereka ketika di jalan kemudian dilempar sampah oleh orang lain tentunya mereka juga akan marah.
