BAGAIMANA MUSIK INDONESIA ??
Dari beberapa tahun yang lalu sampai sekarang trend pasar musik di Indonesia masih saja musik-musik yang beraliran pop dengan nada yang melow dan lirik cinta yang menjadi senjata pemikat para pecinta musik Indonesia. Bahkan untuk sekarang ini sudah banyak sekali band-band bermunculan dengan berbagai nama, mulai dari A sampai Z. Karena terlalu banyak,saya sendiri sampai ga tau berapa jumlah band-band atau penyanyi yang sering muncul di televisi saat ini. Apakah hal tersebut salah?? Jawabannya jelas tidak salah. Sah-sah saja orang menyukai jenis musik apapun, namun bagi aku sendiri hal tersebut terasa sangat membosankan mengingat setiap kali aku iseng-iseng nonton acara musik di televisi lagunya itu-itu saja yang diputar.Jarang sekali televisi yang memutar video klip dari band-band indie Indonesia yang sebenar tidak kalah dengan band – band mayor label.Soalnya aku lebih seneng liat band-band Indie sih!! Kalaupun band-band dari mayor label aku lebih suka sama yang aliran punk,rock atau gothic. he....he..he..
Pernah suatu ketika aku nonton langsung konser salah satu band terkenal yang sering aku lihat di televisi .Sebenarnya aku gag pengen sih, tapi gara-gara dipaksa temen akhirnya ngikut deh.he..he!! tetapi, Meskipun band baru,namun band tersebut berhasil menyihir kebanyakan masyarakat Indonesia yang menyukai musik aliran pop-melow. Ketika aku sudah masuk ke dalam area depan panggung dan berbaur dengan penonton lain, Gubrakk!!!! Lho, kok beda banget sama yang aslinya yang sering diputer di tipi-tipi itu,” pikirku”!! yang paling aku bisa rasain bedanya terutama suara vokalisnya,brrrr!! Beda banget. Kalau kualitas permainan musiknya aku gag begitu tahu, soalnya nggak begitu paham banget sama yang namanya musik.
Sebenarnya aku sendiri gak mau peduli dan terlalu memikirkan kondisi saat ini. Bagaimanapun juga itu semua hak setiap orang untuk berkarya dan kita harus memberi apresiasi dan menghargai perjuangan band-band baru dengan senjata melownya. Kalaupun menjadi terkenal itupun karena sudah rezeki dari mereka, kalaupun kita Cuma bisa mencaci-maki tentu hal tersebut hanya akan menjurus ke arah iri dan dengki.
Kondisi yang sebenarnya ingin aku soroti dan lebih aku perhatikan adalah dampak banyaknya lagu dengan tema cinta,cinta,cinta,cinta, dan cinta terus menerus cinta. Dampak tersebut sangat terasa jika kita melihat anak-anak kecil saat ini sangat fasih menyanyikan berbagai judul lagu dengan tema cinta dari band-band papan atas yang sedang booming di Indonesia. Kalau lagu cinta sebenarnya masih universal karena bisa saja cinta dengan orang tua, cinta kakak,adik,saudara, namun kalau sudah lebih fasih lagi menyanyikan lagu tentang selingkuh,patah hati, dan sejenisnya, apa gag ngeri tuh??Pertanyaannya apakah anak-anak tersebut tahu dengan lirik lagu yang mereka nyanyikan ?? atau hanya sekedar ikut-ikut perkembangan trend saja. Dulu waktu aku masih menjadi bocah kecil naka, aku masih ingat lagu favoritku miliknya joshua yang diobok-obok, he...he..he.. Jarang banget aku disuguhin lagu-lagu dengan lririk selingkuh,patah hati, dll.
Okelah...kalau anak-anak sekarang sudah lebih menyukai lagu-lagu yang tergolong “dewasa” ketimbang lagu anak-anak yang nampaknya saat ini juga belum bisa berkembang, namun yang sangat dibutuhkan adalah peran orang tua dalam memberikan arahan dan pengertian tentang apa yang mereka lakukan. Jangan pernah menganggap hal ini ringan, karena mental anak-anak yang masih tergolong lemah dan penuh dengan keingintahuan , jangan sampai terkontaminasi dengan hal-hal yang sebenarnya belum saatnya mereka ketahui.
Pernah suatu ketika aku nonton langsung konser salah satu band terkenal yang sering aku lihat di televisi .Sebenarnya aku gag pengen sih, tapi gara-gara dipaksa temen akhirnya ngikut deh.he..he!! tetapi, Meskipun band baru,namun band tersebut berhasil menyihir kebanyakan masyarakat Indonesia yang menyukai musik aliran pop-melow. Ketika aku sudah masuk ke dalam area depan panggung dan berbaur dengan penonton lain, Gubrakk!!!! Lho, kok beda banget sama yang aslinya yang sering diputer di tipi-tipi itu,” pikirku”!! yang paling aku bisa rasain bedanya terutama suara vokalisnya,brrrr!! Beda banget. Kalau kualitas permainan musiknya aku gag begitu tahu, soalnya nggak begitu paham banget sama yang namanya musik.
Sebenarnya aku sendiri gak mau peduli dan terlalu memikirkan kondisi saat ini. Bagaimanapun juga itu semua hak setiap orang untuk berkarya dan kita harus memberi apresiasi dan menghargai perjuangan band-band baru dengan senjata melownya. Kalaupun menjadi terkenal itupun karena sudah rezeki dari mereka, kalaupun kita Cuma bisa mencaci-maki tentu hal tersebut hanya akan menjurus ke arah iri dan dengki.
Kondisi yang sebenarnya ingin aku soroti dan lebih aku perhatikan adalah dampak banyaknya lagu dengan tema cinta,cinta,cinta,cinta, dan cinta terus menerus cinta. Dampak tersebut sangat terasa jika kita melihat anak-anak kecil saat ini sangat fasih menyanyikan berbagai judul lagu dengan tema cinta dari band-band papan atas yang sedang booming di Indonesia. Kalau lagu cinta sebenarnya masih universal karena bisa saja cinta dengan orang tua, cinta kakak,adik,saudara, namun kalau sudah lebih fasih lagi menyanyikan lagu tentang selingkuh,patah hati, dan sejenisnya, apa gag ngeri tuh??Pertanyaannya apakah anak-anak tersebut tahu dengan lirik lagu yang mereka nyanyikan ?? atau hanya sekedar ikut-ikut perkembangan trend saja. Dulu waktu aku masih menjadi bocah kecil naka, aku masih ingat lagu favoritku miliknya joshua yang diobok-obok, he...he..he.. Jarang banget aku disuguhin lagu-lagu dengan lririk selingkuh,patah hati, dll.
Okelah...kalau anak-anak sekarang sudah lebih menyukai lagu-lagu yang tergolong “dewasa” ketimbang lagu anak-anak yang nampaknya saat ini juga belum bisa berkembang, namun yang sangat dibutuhkan adalah peran orang tua dalam memberikan arahan dan pengertian tentang apa yang mereka lakukan. Jangan pernah menganggap hal ini ringan, karena mental anak-anak yang masih tergolong lemah dan penuh dengan keingintahuan , jangan sampai terkontaminasi dengan hal-hal yang sebenarnya belum saatnya mereka ketahui.
